5.10.10

Hop, hop... Hoppop!


Sebelum ke Indonesia summer lalu, saya sudah berniat untuk membeli travel seat baru yang bentuknya spt booster seat. Sack n Seat yang dimiliki si kecil sudah kurang sesuai dgn kebutuhan. Kenapa? Krn si kecil senaaanggg sekali makan sendiri. Spy sejajar dengan meja, tentunya lebih baik booster seat. Pengalaman jalan2 ke Swiss bbrp bulan lalu, ternyata semua resto yg kami datangi tidak menyediakan high chair utk baby. Nah, hal ini yang menambah tebal keinginan utk segera memiliki booster seat yg cucok utk travelling. Memang ada bbrp model yang beredar di pasaran, spt
Badabulle dan Beaba. Tapi terus terang saya kurang sreg.

Setelah browsing sana sini dan melihat2 pasaran booster seat second di Lyon, saya tertarik dengan Hoppop. Oh iya, waktu mengunjungi satu secondhand market di Lyon, ada lho yg jual Hoppop warna merah dgn harga miring namun kondisinya masih bagus. Dan saya telat sekian detik karena di depan saya pas ada seorang ibu yang sedang menanyakan harganya. Sedih deh, telat sedikit saja...

Di forum The Urban Mama, saya sudah menyimak dgn baik diskusi mengenai produk ini dalam thread Diaper Bags. Kenapa tas? Karena memang double function, bisa utk booster seat dan bisa utk diaper bag. Saya paling suka barang2 yang bisa double function. Sebanding lah dengan harganya. Namun akhirnya karena sibuk dengan urusan pindah rumah dan persiapan pulkam, saya tidak punya waktu lagi utk membeli Hoppop.

Sampai sekitar minggu lalu, ada satu online store yg menjual tas ini dgn diskon sekitar 20%. Namun si Papa bersikeras utk beli langsung ke offline store, kalau perlu di Paris. Heh? Berhubung jadwal ke Paris belum fixed, jadi saya tidak setuju. Akhirnya, saya membaca di website Hoppop bahwa produk mereka tersedia di Aubert, termasuk di cabangnya yang di Orléans. Et voilà! Last week we went to Aubert to buy this bag in Bubblegum color. Dan pertama kali digunakan saat wiken lalu utk dinner di rumah sahabat si Papa. Si kecil kelihatan nyaman duduk di atasnya. Lihat saja fotonya... Tertawa senang :)

I really fall in love into this product. Kapasitas isi tasnya juga besar. Saya bisa mengisi dgn bento si kecil, diapers, wetbag, nursing cover, baju ganti satu set, bib, safe sippy, water bottle, hmm... what else... lupa. Changing mat-nya sudah include pula. Pokoknya, highly recommended!

Thx ya Indie TUM yang sudah sharing foto2 Hoppop bag. Semakin jelas bhw memang tas ini yg diperlukan. Thx!


Share/Bookmark

30.9.10

Popok Kain dan Potty Training

Sebenarnya sebelum berangkat ke Indonesia, saya sudah berusaha menjual lagi beberapa popok kain si Eneng. Alasannya, idem dgn sebelumnya, jumlah sudah berlebih. Namun akhirnya yang lenyap dari pandangan mata hanya 2 ekor saja. Malah, selama di Indonesia, ada 5 popok kain baru yang dikenakan oleh si Eneng. Ini karena jumlah popok kain yg kami bawa dari Perancis memang sedikit, jadi akhirnya butuh tambahan. Lima buah popok kain tersebut adalah 3 Zigie Zag, 1 Metal Mom Pink dari Lidya dan 1 Flip Organik warna Zinnia.

Zigie Zag-nya masih model yg lama, tanpa inner gusset. Ternyata dgn menggunakan night booster Pop-in sebagai insert dan dikenakan di Jakarta yg panas, fine-fine aja. Sekalipun ada rembes sedikit, langsung bisa terpegang oleh tangan. Beda kalau di Perancis yg seringnya dingin. Kl rembes, harus dicek dgn benar karena pakaiannya berlapis. Dan kalau ternyata benar2 rembes, semua baju diganti :(

Untuk Metal Mom, terus terang saya suka dgn cuttingnya. Jatuh enak dan pas di badan anak saya. Setelah prewash entah berapa kali, daya serapnya bagus. Belum pernah sih dipakai utk malam hari.

Sedangkan Flip Organik, sampai sekarang soaker-nya blm sering digunakan. Saya lbh suka pakai covernya yang menurut saya, keren! Jatuhnya pas banget. Dulu saya pesimis dgn covernya Flip krn tidak double gusset. Tp ternyata karetnya memang pas ya. Seneng deh... Sekarang saya lebih sering memasangkan cover Flip tsb dgn soaker2 yg sudah ada di rumah termasuk prefold.

Lagi kepikiran untuk beralih penuh ke fitteds. Kenapa? Karena cuaca mulai dingin lagi, pipis si kecil tambah banyak, dan kl pakai pockets kadang suka bocor. Malesnya, kl bocor dan kena baju, semua lapisan hrs dibuka dan diganti. Berarti, cucian tambah banyak. Beda kalau pakai fitteds. Daya serapnya lebih banyak dan diaper covernya benar2 menjaga dari kebocoran. Fitteds selalu jadi andalan kami. Namun dulu berkat godaan sana sini, akhirnya saya coba2 pockets. Suami kerap kali mengingatkan bhw pockets dan/atau AIOs tdklah cocok dgn kondisi kami. Yah, Pa, boleh dong coba2. Anyway, pockets dan AIOs tetap lebih praktis dan sesuai utk kondisi bepergian. Ya kan?

Namun kemudian ada pemikiran lain. Kapan rencana potty training diterapkan? Awalnya ingin mulai saat Eneng ulang tahun yg pertama. But, belum juga kejadian karena alasan masih dingin, kesian kalau hrs rutin plorotin celananya dingin2 gitu. Mundur ke summer. Tapi bgmn mungkin. Summer lalu kami sibuk sekali dgn urusan pindah rumah dan pulang kampung. Selama di Indonesia pun kami banyak bepergian. Piye?

Oke, setelah diskusi by chat dgn Mamanya Seno, rasanya saya makin termotivasi utk memulai kembali potty training. Dulu pernah dicoba dikit2, dengan memperkenalkan wujud toilet beserta isinya. Trus, mendengung2kan bhw kalau pipis dan pup itu di toilet, beli buku cerita anak2 ttg potty training... Yah, baru gitu2 aja... Habis itu berhenti. Summer yg sibuk. Thx to Anna, akhirnya niatan potty training terdorong lagi. Besok2 chatting lagi ya buat kasih semangat... :)

Tapi, di hari yang sama yaitu hari ini juga, saya mendapat email bahwa si Eneng memenangkan Rumparooz print terbaru. Aje gilee... Saking happy-nya, saya agak mules. Tambah mules begitu tahu jumlah popok RaR yang dimenangkan ada DUA! Dua cuyy...! Pengsan... And then, saya pikir2, ini mau menggalakkan potty training kok malah dapat dua popok gratis. Oke, mungkin ini rejeki utk adiknya si Eneng nanti, kalau hamil lagi... Motif popoknya cukup netral kok. Yg satu burung hantu dgn dasar ungu (eh, kl anak cowok bisa kan pake ungu?), dan satu lagi robot dgn dasar biru-ijo-abu (terlalu boyish utk cewek?). Anyway bohay, saya mengucapkan syukur Alhamdulillah bahwa pose si Eneng memanjat heater bisa memenangkan photo contest-nya RaR Indonesia :)

Dan... di hari ini juga, saya dapat kabar dari suami kalau ada kemungkinan si Eneng masuk satu daycare sesuai yg kami rencanakan. Seminggu dua kali, masing2 hanya setengah hari. Potty training kudu jalan beneran dong ya... Memang di daycare setahu saya tidak wajib bebas diaper utk anak2 yg dititipkan di sana. Tp kl memang bisa dilatih dr sekarang, kenapa tidak? Kan mempermudah pekerjaan orang lain bisa dapet pahala (kata siapa? ^_^)

Yah, serunya hari ini... Berhubung Kamis adalah hari NUJU di milis dan Meryl menjual Tetro Fitteds yg lucu, saya pingin pesan *gubrak*


Share/Bookmark

25.9.10

Multi Cooker Maspion

We just came back from Indonesia couple weeks ago. During our travel, I planned to buy Takahi slow cooker but I ended up with buying Maspion Multi Cooker. Anyway, it helped me a lot in preparing food for my baby.

Apa sih yang saya suka dari multi cooker ini? Memang kl utk bikin bubur harus ditungguin dan diaduk2. Tapi ada alat kukusannya lho... Kebetulan si kecil suka sayuran kukus jadi cucok deh...

Bagi yang punya anak usia di atas setahun dan senang makan sayur kukus as finger food, rasanya multi cooker Maspion bisa jadi pilihan utk perlengkapan travelling. Sizenya juga ngga besar kok, se-Takahi lah kurang lebih.


Share/Bookmark

30.6.10

Baby Toothbrush


Iseng, collecting berbagai macam sikat gigi utk bayi, dari yang cuma untuk massage gusi sampai yang sikat gigi beneran ^_^

Microfiber finger brush















Silicon Safety Toothbrush









Brush Baby













Baby Banana

















First Teeth Set Bebisol


















Beaba Toothbrush


















Fnac Toothbrush set


















Oral B Stages Advance Power (Elektrik)











Share/Bookmark

15.6.10

Snack Trap


I bought this Snack Trap couple months ago thru eBay UK. My purpose was to use it in the car when my kids were having a trip and needed to do snacking. One packet contains two Snack Trap. It's good since I have two kids. But for my little one, it was too early, she was not reaching 9 months old yet. But now, she is ready (she's 14 months old).

I can say that Snack Trap meets my need when I don't want any additional mess at home because of snacks. So, it's not only to be used in the car.

Snack Trap, worth to buy for your toddler!

Note. Photo is from Baby Walz


Share/Bookmark

29.5.10

Gro Baby


Setelah melihat penampakannya, memang saya akui Gro Baby memiliki kelebihan tersendiri, khususnya dari kualitas velcro yang digunakan. Saya suka. Tapi seirama dgn Flip, outer Gro Baby tidak ada inner leg gusset-nya. Ini yang kurang berkenan di hati saya. Kalau dari review teman-teman di milis, sebagian besar mengatakan kurang sreg dengan pad-nya yang tergolong lama kering saat dijemur. Oke, ini yang tidak bisa saya share di sini krn kelihatannya saya tdk berminat utk memakaikan Gro Baby kepada si kecil. Waiting for another AI2 diaper that I long for ^_^



Share/Bookmark