12.3.11

Salon Baby Paris, March 2011


Hari ini saya berkesempatan untuk melihat Salon Baby, sejenis Baby Expo, di Paris. Sebenarnya tidak ada kepentingan khusus, apalagi si kecil sudah hampir dua tahun usianya, bukan baby lagi. Tapi saya ingin melihat-lihat beragam popok kain yang ada, sekalian menghabiskan waktu berduaan dengan suami (anak-anak tinggal di rumah bersama kakek neneknya).

Dulu sewaktu kami masih tinggal di Lyon, kami sempat juga mengunjungi Salon Baby di sana serta beberapa expo terkait produk-produk organik dan eco life. Biasanya brand popok kain yang ikut expo adalah Piwapee, Bambino Mio dan Lulu Nature. Selebihnya, ada beberapa store yang khusus menjual produk2 organik dan eco life yang ikutan menampilkan beberapa produk popok kain, umumnya buatan Perancis or negara Eropa lainnya.

Di Salon Baby kali ini, saya menemukan tiga booth yang membawa produk popok kain, yaitu Piwapee (again and again), Thip Couches dan Bebe Club Eco.

Piwapee adalah brand lokal yang sudah lama masuk ke baby shops dan organic stores. Piwapee juga punya produk wetbag, deterjen khusus cloth diapers, etc. Thip Couches adalah online baby shop dan produk-produk popok kain pocket yang dibawanya bermerk Happy Flute buatan Cina. Sedangkan Bebe Club Eco sepertinya perusahaan wiraswasta kecil dan membawa popok2 kain buatan Mesir bermerk Pandino dan Dimooo. Jenisnya ada yang pocket dan ada juga yang fitted. Bahan utamanya katun, baik yang biasa maupun yang organik (menurut suami saya, katun Mesir adalah salah satu yang terbaik di seluruh dunia).

Berikut ini beberapa foto yang saya ambil:

Piwapee diaper cover size S (so cute dgn brodiran kupu2)


Happy Flute diapers, sebagian mirip Minky China diapers ya...


Dimoo pocket diapers, motif kodoknya lucu banget

Sayang sekali Lulu Nature tidak ikutan expo kali ini padahal saya sudah curious sekali untuk melihat langsung produk2 barunya.

Ok, that's all...



Share/Bookmark

15.2.11

Review 5 Diapers

Ini namanya borongan, berhubung lagi update file review versi ketiga, dan sekalian ngecek popok kain mana yg blm saya laporkan reviewnya. Ternyata ada 5 biji nih...


Cluebebe (Lovely Black)
Jenis (pockets, AIO, AI2, fitteds, prefolds, flats): Pocket
Bahan (outer, inner, insert, soaker, etc): PUL, fleece, insert MF
One size atau Multi size: One size
Closure (hook & loop - HL, snap, peniti, snappi): H/L
Usia dan berat badan anak: 22mo, 10-11 kg (pertama pakai sekitar usia setahun - lupa)
Susu yg dikonsumsi anak: ASI, susu cair

Isi review (diutamakan performance & kualitas-nya spt daya serap, kecepatan kering, etc, tapi kl mau nambahin ttg tampilan fisik, boleh2 aja):
Suka motifnya, jatuh cinta pada pandangan pertama :) Nitip ke teman utk dibawa ke sini. Cuttingnya lumayan besar tp ngga sebesar MM. Daya serap insertnya bisa nampung pee pagi sampai maksimal 4 jam. Di jemuran juga kering cepat. Mungkin memang lbh baik kl di bagian tengah ada satu lajur snap utk setting ya. Tp sejauh ini sih masih oke2 aja dipakainya.

Rating pribadi 1-5 (1=sgt tidak suka, 2=Tidak suka, 3=So-so aja, alias lumayan dah, 4=Suka, 5=Suka bangettts): 4


Metalmom
Jenis: Pocket
Bahan: PUL, bambu, insert microfiber+bambu
One size atau Multi size: One size
Closure: Snap
Negara asal (pemilik brand-nya): Indonesia
Usia dan berat badan anak: 22mo, 10-11 kg (pertama pakai berat sekitar 9kg, usia 16mo)
Susu yg dikonsumsi anak: ASI, susu cair

Isi review:
PUL-nya lemes. Cutting diaper-nya besar, namun berhubung dijajal pertama pas usia si kecil di atas setahun, jadi oke2 aja. Insertnya menyerap dgn baik. Utk pemakaian pagi hari (heavy pipis time :) bisa nampung 3 jam. Kalau lebih, pernah bocor samping. Kering di jemurannya cepat. Suka dibawa utk pergi2. Salah satu pocket diaper andalan.

Rating pribadi 1-5: 4


Fuzzibunz
Jenis: Pocket
Bahan: PUL, fleece, insert microfiber
One size atau Multi size: One size
Closure : Snap
Negara asal (pemilik brand-nya): USA
Usia dan berat badan anak: 22mo, 10-11 kg (pertama pakai berat sekitar 9 kg, usia sekitar 14mo)
Susu yg dikonsumsi anak: ASI, susu cair

Isi review: Slim, PUL-nya lemes. Insertnya oke, kl dipakai double blm pernah bocor (compared dgn insert BG V3.0). Pernah utk nighttime dan mantap. Keringnya juga cepat di jemuran. Pinginnya kasih rating 5 tp sayang lapisan PUL-nya udah lepas dan robek, jadi 4 aja yah... Insertnya masih mantap, jd dipakai bareng BG aja.

Rating pribadi: 4


Flip Organic
Jenis: AI2
Bahan: PUL, katun organik
One size atau Multi size: One size
Closure: Snap
Negara asal (pemilik brand-nya): USA
Usia dan berat badan anak: 22mo, 10-11 kg (pertama pakai beratnya msh 9 kg, usia sekitar 16mo)
Susu yg dikonsumsi anak: ASI, susu cair

Isi review: Suka bgt dgn covernya yg slim dan walau tanpa double gusset ternyata nutup dgn baik (dibanding Flexi Wrap-nya Tots Bots). Soaker/insert organic-nya bisa nampung utk 3 jam di pagi hari (heavy pipis time). Itu juga udah kuyup :) Keringnya ngga lama di jemuran. Lumayan praktis buat pergi2. Kadang insert-nya saya ganti dgn prefolds or fitteds yg slim (Flexi Tots). Pernah jg dgn Tetro.

Rating pribadi 1-5: 5 (rating ini sptnya lebih ke cover-nya :D )


Tetro Fitted
Jenis: Fitted
Bahan: katun (flanel) 8 layer
One size atau Multi size: One size
Closure: Ikat
Negara asal (pemilik brand-nya): Poland
Usia dan berat badan anak: 22mo, 10-11 kg
Susu yg dikonsumsi anak: ASI, susu cair

Isi review:
Bahan flanel halus dan lembut, motifnya garis2 dgn warna soft. Prewash 3 kali, daya serap udah lumayan. Utk pemakaian 3 jam, langsung penuh terutama di pagi hari. Kering di jemuran termasuk cepat. Sistem ikatnya utk toddler sptnya agak merepotkan (kl anaknya tdk bisa diam). Tp lama2 terbiasa mengikat dgn cepat :) Krn ini fitteds, jadi msh hrs dilapis diaper cover. So far cucok dgn semua diaper cover yg ada di rumah.

Menurut info di internet, diaper Tetro ini dibuat selaras dgn tujuan Elimination Communication (infant potty training). Jd memang mudah kl mau buka dari bawah, tanpa lepas ikatannya, slide down aja bagian depan diaper. Kyknya cucok bgt deh buat ibu2 yg menerapkan EC. Trus buat toddler yg lg toilet training jg gampang, tinggal diajarin nurunin bagian depan dan lipat ke belakang sblm duduk di potty (tp ini blm saya lakukan ke Estelle). Ukurannya utk Estelle sudah ngepas.

Rating pribadi 1-5: 4



Share/Bookmark

10.2.11

Kanga Care Wetbag (Rumparooz)





Akhirnya beli juga... dan happy. Kalau menginap di mertua, bisa adem ayem di kamar atas, ngga perlu cari2 ember baskom ke basement :) Bawa diaper kotor ke mesin cuci di basement juga lebih enak. Deskripsi lengkap ttg Kanga Care wetbag bisa dilihat di sini.

Dalam foto, wetbag-nya diisi penuh dengan 15 popok kain bersih dan 3 diaper cover. Penuh-nuh... Detailnya sbb:
  • 4 fitted diapers Flexi Tots, plus doubler masing2
  • 3 fitted diapers Lulu Bambou, plus doubler masing2
  • 1 fitted diaper Goodmama, plus doublernya
  • 1 pocket diaper Cluebebe Lovely Black, plus 2 insert bawaan
  • 1 pocket diaper Metalmom, plus 2 insert bawaan
  • 2 pocket diaper Zigie Zag, plus insert campuran
  • 1 AIO Fanya
  • 1 AIO Itti Bitti d'lish
  • 1 fitted diaper model pocket buatan Mbak Siti :) plus insert Pop-in booster night
  • 3 diaper cover: Popolini, Lulu Nomade dan Flexi Wrap
Itu diaper RaR yg di luar cuma buat melihat gambaran ukuran si wetbag kl dibandingkan dgn diaper.

Mungkin wetbag ini terlalu besar buat ibu2 yg rutin cuci popok setiap hari. Namun lumayan berguna utk travelling, buat wadah popok kotor maupun baju kotor. Kalau utk popok kotor, maksimal 3 hari harus udah dicuci. So, travelling week-end kali ya... Berangkat Jumat, Minggu balik.

Yang berminat, mungkin bisa kontak Rumparooz Indonesia. Kali aja bisa pesan :)

Note. Ember baskom : kamsudnya sih emang baskom plastik, soalnya mertua ngga punya ember.


Share/Bookmark

3.2.11

Bentley Organic Toy Sanitizer


Sanitizer ini dibeli saat si kecil mulai aktif bermain di awal tahun lalu. Kebetulan ketemu produk ini di satu toko organik yang kami kunjungi. Di site produsennya tertulis:

This unique product is free from harmful chemicals and is proven to kill 99.9% of germs leaving your childs toys and play things hygienically clean and sparkling.

Sanitizer ini bisa utk dipergunakan untuk alas makan di kursi bayi dan playpen, juga meja bermain atau dapur mainan si kecil. Serunya, kl lagi kepepet, saya suka pakai produk ini juga utk lantai saat terkena noda makanan di spot2 tertentu (bukan untuk satu ruangan...). Kenapa? Krn si kecil senang main di lantai kan. So, setelah lantai dibersihkan, tinggal semprot... tunggu sekitar 30 detik, lap dengan kain kering. Selesai :)





Share/Bookmark

1.1.11

Our Wetbags

Sebelumnya... Happy New Year!! Semoga tahun 2011 memberikan banyak kesejahteraan dan keselamatan dalam hidup kita semua. Amin.

Back to the topic. Wetbags. Benda ini amat dibutuhkan oleh kami untuk trip singkat beberapa jam maupun untuk liburan panjang ke kota atau negara lain. Dan tidak hanya untuk wadah popok kotor, namun juga untuk baju renang basah maupun baju kotor lainnya.

Awalnya saya membeli homemade wetbag dari seorang penjual di eBay. Warnanya putih dan bahannya hanya PUL polyester tanpa lapisan lain. Harganya jauh lebih murah dibanding wetbags yang dijual di OS.

Wetbag kedua, Close Parents. Waktu itu saya membeli trial pack Close Parents yang berisi satu popok Pop-in, satu wetbag size S dan satu flushable liner. Bahan wetbag Close Parents adalah bahan waterproof yg cukup solid tanpa lapisan tambahan. Saya suka sekali wetbag ini. Namun sayang, saat saya bawa ke Indonesia, wetbag ini sempat tertinggal di penginapan di Yogya. Adik ibu saya akhirnya mengambil ke sana dan mengirimkannya ke sini bersama dgn barang2 titipan saya yg lain. Sekitar dua bulan stlh kami tiba di Perancis, wetbag ini baru kami terima (pengiriman via laut). Saat itu saya melihat kondisi wetbag sudah kurang oke. Ada bbrp lubang kecil spt bekas krokotan serangga. Sedih.

Wetbag berikutnya yg kami beli adalah Planet Wise ukuran M. Belinya di Metropolis Baby sblm saya liburan ke Indonesia. Jadi, begitu saya ke sana, wetbag sekalian saya pakai dan kemudian dibawa ke sini. Bahannya dari katun dan PUL. Lumayan. Motifnya lucu, Dotastic.

Wetbag keempat adalah ACE. Gratis dari adik ipar. Ukurannya hampir sama dengan Planet Wise di atas. Wetbag ini edisi pertama, belum menggunakan PUL, jadi lebih baik tidak utk popok kain kotor.

Berikutnya, dua wetbags dari merk yang sudah lama saya incar, yaitu Monkey Foot Designs (MFD). Dulu saya ragu utk memesannya karena biaya kirim dari US yg agak lumayan. Akhirnya, saya membelinya juga karena benar2 penasaran dgn kualitasnya yang menurut beberapa review sangatlah bagus & motifnya lucu2. Setelah saya mempergunakannya (size M), ternyata benar. Bahan waterproof-nya sangat solid dan tebal (ProCare fabric). Untuk trip ke mal, bisa muat 2 popok kotor. Cantolannya bisa dipasang di stroller, jd tas bayi/anak tidak penuh oleh popok kotor.

Selain wetbags di atas, saya juga suka mempergunakan satu tas Tommee Tippee yang bisa difungsikan sbg wetbag dadakan, khusus utk tempat cadangan baju bersih si kecil saat trip ke mal. Lapisan dalamnya waterproof, jadi relatif aman utk menyimpan baju, popok dan bib.

Saat ini saya sedang mempertimbangkan untuk membeli satu wetbag lagi yang bisa memuat sekitar 12-15 popok kotor. Bisa juga pail liner sih. Kebutuhannya adalah untuk menampung popok2 kotor saat menginap di rumah mertua. Biasanya agak repot utk membawa baskom plastik besar berisi popok kotor dari lantai atas ke basement (tempat mesin cuci mertua). Kl semua popok masuk ke wetbag besar atau pail liner, saya bisa menentengnya langsung dgn satu tangan (biasanya si kecil suka ingin ikut saya turun tangga, jd harus sambil menggendong).

Kepikiran wetbag-nya Rumparooz (Kanga Care) atau Piwapee, atau... yang lain. Bandingkan harga dan review dulu deh. Kl memungkinkan, saya sih pinginnya membuat sendiri dari shower curtains. Bahannya sudah siap sejak dua bulan lalu. Namun sayangnya, sampai saat ini mesin jahit belum bisa dipergunakan.

We'll see... For sure, one XL-sized wetbag is on my list for 2011.


Share/Bookmark

11.12.10

Stroller Thing

This is my complete story about our strollers.

At the beginning, we did not buy any stroller because my sis in-law wanted us to use her son's stroller. It was a very old one. Bébé Comfort (french famous brand for baby products) travel system stroller, bought in 1994. We thought, okay, we would use it for a while, to see how it was going, then if we found it was not suitable for us, we could buy another one.

And it turned to be true. We couldn't use it. The stroller was so heavy for me. The wheels could not turn right or left. I believed, that stroller would not make my day easy especially during my times in picking my daughter up from school. Ten days after giving birth, I had to start my routine, taking my girl from school.

At that time, our lovely friends have already bought us a MacLaren Triumph stroller which could be used for 6-mo babies (it's written starting 3 mo, I guess. But I didn't think it was okay for my baby). So, we thought, buying another stroller would be a waste of money. Then we decided to buy a carrier instead. Manduca baby carrier. I used it regularly for 7 months. No complain.

When our baby was 6 months old, we started to use the MacLaren Triumph. It was so perfect for our days in our city, Lyon. Perfect, perfect... Light and slim. Just one thing, sometimes it was not easy for my baby in putting her head straight while sleeping.

We did not want to buy another one even though I caught my eyes on Bébé Comfort Loola travel system (I adored the baby car seat) and Stokke Xplory (so tall and macho, love it!). We knew additional stroller would not be good for our budget and our little place. We did not need it so much either.

When we had a little trip to Lucerne, Switzerland, we saw some nice strollers on the streets. They looked comfortable for travelling. The babies could sleep very well while laying down in the strollers and they were not disturbed by the terrain (the old part of Lucerne city is similar with Vieux Lyon: stone roads). My husband and I were having the same thought: It would be nice to have a bigger and more comfortable stroller just for travelling. But it was just a thought.

Last summer, we moved to another city. It was quite complicated because we only had limited time between the assignment letter from the office, the moving and our summer holidays to Indonesia. We focussed more on things that were urgent and important, at least, for that moment. We knew Orléans was colder than Lyon. But we did not realize that it would have much snow, and, our MacLaren stroller could not move smoothly on it.

So, bang! I was in a big, urgent need for a new stroller. One that could be suitable for snow terrain.

Budget was always in our consideration. Trying to spend money smartly, I decided not to choose Stokke Xplory nor Bugaboo. Those two are recommended for snow terrain. But those two are too expensive. Especially for a second stroller which we will not use regularly.

At first, considering to buy a brand new Graco Symbio with my saving (thank's to Jamsostek). The price is within my budget. But then, "Hey, why do we have to buy a new one for a second stroller? No!".

Okay then. No was the answer.

After browsing about stroller brands & types for snow-winter, and searching in my fave secondhand online market, Leboncoin, I found this Jané Powertrack 360°. This model is not produced anymore, but Jané has one similar model, Jané Slalom Pro. And there is another Spanish company that has a similar one too, Nurse Dakar.

Review about this stroller in Babycenter UK is here. And for another review, click here.

Now, we have been using this Jané Powertrack for a week. We love it! No. I love it! But I should pay more attention on the weight while folded, and the size while being inside the lift. Quite bulky mais comfortable for my baby.

Hope this is enough. I don't like to pull out my hair again just because of strollers. Enough.

Photo is from Babycentre.co.uk.


Share/Bookmark